Lokasi

https://goo.gl/maps/sHQx3zNBn9bhHFuR8

Translate

Tampilkan postingan dengan label pengetahuan umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan umum. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Agustus 2023

Pustakawan di Era 5.0

Jayapura, 24 Agustus 2023

Halo teman-teman, apa yang bisa dilakukan Pustakawan di era 5.0?





Era 5.0 mengacu pada perkiraan evolusi masyarakat dan teknologi setelah era digital (Era 4.0). Ini adalah konsep yang masih dalam perkembangan dan interpretasinya dapat bervariasi, tetapi umumnya mencakup perpaduan antara manusia dan teknologi, fokus pada keberlanjutan, serta peran kolaboratif dalam mengatasi kompleksitas masalah global. Dalam konteks ini, peran pustakawan juga dapat mengalami transformasi yang menarik. Berikut beberapa hal yang bisa diperbuat pustakawan di era 5.0:

  1. Kurasi Informasi yang Lebih Kompleks: Pustakawan bisa membantu mengelola dan mengkurasi informasi yang semakin kompleks dan tersebar di berbagai platform. Mereka bisa mengembangkan alat dan strategi untuk membantu orang menyaring dan mengolah informasi yang lebih luas dan mendalam.
  2. Literasi Data dan Teknologi: Dalam era di mana data menjadi semakin penting, pustakawan dapat berperan dalam membantu orang memahami literasi data, membaca data, dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang ditemukan. Mereka juga bisa membantu mengajarkan literasi teknologi kepada individu yang mungkin masih kesulitan beradaptasi dengan perkembangan teknologi baru.
  3. Pendidikan Kolaboratif: Pustakawan bisa berkolaborasi dengan institusi pendidikan dan pelatihan untuk mengembangkan program yang mendorong kolaborasi antara siswa, mahasiswa, dan anggota masyarakat dalam menyelesaikan masalah kompleks. Mereka bisa menjadi fasilitator dalam menghubungkan berbagai disiplin ilmu dan pemikiran.
  4. Kurasi Konten Berbasis Etika dan Nilai: Di era di mana isu etika, nilai, dan keberlanjutan semakin penting, pustakawan bisa membantu dalam mengkurasi konten yang relevan dengan nilai-nilai masyarakat dan membantu orang memahami implikasi etika dari informasi yang mereka akses.
  5. Pusat Inovasi Komunitas: Pustakawan bisa menciptakan ruang dan program untuk memfasilitasi kolaborasi, inovasi, dan kreasi dalam komunitas. Mereka dapat menjadi katalisator dalam menghubungkan orang dengan latar belakang dan keahlian yang beragam untuk mengatasi masalah lokal maupun global.
  6. Pengenalan Teknologi Baru: Pustakawan dapat berperan dalam mengenalkan teknologi baru kepada masyarakat, terutama kepada mereka yang mungkin merasa canggung dengan perkembangan teknologi. Ini bisa termasuk pelatihan penggunaan perangkat lunak, perangkat keras, atau bahkan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan.
  7. Pengarsipan Digital dan Koleksi Virtual: Dalam era 5.0 yang semakin digital, pustakawan dapat berfokus pada pengarsipan digital dan mengembangkan koleksi virtual yang lebih luas, termasuk dalam bentuk multimedia dan realitas virtual.

Dalam intinya, pustakawan di era 5.0 tetap memiliki peran penting dalam membantu masyarakat mengelola informasi kompleks, berkolaborasi secara lintas disiplin, dan beradaptasi dengan perubahan teknologi dan sosial yang terus berlangsung.

Selasa, 04 Juni 2013

Manfaat Tawas: Ketahui 17 Kegunaan Tawas

manfaat tawas 150x150 Manfaat Tawas: Ketahui 17 Kegunaan TawasTawas kalium atau lebih sering disebut sebagai tawas diperoleh dari alumina yang direaksikan dengan kalium sulfat.



Namun, tawas juga dapat ditemukan dalam mineral alami alunite dan kalinite.
Tawas memiliki banyak kegunaan. Di bawah ini akan diulas mengenai berbagai penggunaan tawas.
1. Aftershave (krim cukur)
Tawas digunakan dalam aftershave karena sifatnya sebagai astringent.
Tawas dapat dioleskan pada wajah yang baru dicukur untuk mencegah dan mengurangi perdarahan yang disebabkan karena luka kecil.
2. Deodoran
Tawas juga dikenal sebagai kristal deodoran dan digunakan secara luas sebagai solusi untuk masalah keringat berlebihan.
Tawas berguna untuk menekan pertumbuhan bakteri di ketiak.
3. Wasir
Bubuk tawas bisa digunakan untuk mengobati wasir dan berfungsi mencegah perdarahan.
4. Sariawan
Bubuk tawas juga digunakan untuk mengobati sariawan. Terapkan sejumput tawas ke daerah yang terkena sariawan.
5. Baking powder
Tawas digunakan sebagai campuran dalam baking powder untuk memberikan rasa logam samar.
6. Bahan pengawet
Tawas bisa digunakan sebagai bahan pengawet dan aditif makanan.
Namun perlu berhati-hati dengan jumlah tawas yang digunakan, karena lebih dari satu ons tawas bisa menyebabkan keracunan.
7. Fotografi
Tawas umum digunakan oleh fotografer yang menggunakan teknik tradisional untuk mencetak film. Tawas berguna mengeraskan film gelatin.
8. Bahan anti api
Larutan yang mengandung tawas digunakan pada berbagai benda seperti kayu, kain, dan kertas untuk meningkatkan ketahanannya terhadap api.
9. Pemadam kebakaran
Tawas merupakan komponen dari foamite yang digunakan dalam alat pemadam kebakaran.
10. Pemutih kulit
Tawas digunakan sebagai salah satu bahan pembuat pemutih kulit.
11. Pengolahan air
Tawas umum digunakan dalam pengolahan air.
Tawas menangkap partikel halus dalam air dan membentuk endapan aluminium hidroksida yang mengendap di dasar sehingga mudah dibersihkan.
12. Lilin (tanah liat) mainan
Tawas merupakan salah satu bahan yang digunakan dalam lilin (tanah liat) mainan yang digunakan untuk membentuk berbagai model.
13. Pasta gigi
Tawas merupakan salah satu bahan yang dipergunakan untuk membuat pasta gigi.
14. Krim rambut
Tawas digunakan sebagai salah satu bahan pembuat krim rambut untuk membuat tatanan rambut awet sepanjang hari.
15. Penghilang rambut
Tawas dapat digunakan untuk menghilangkan rambut tubuh yang tidak diinginkan seperti pada kaki atau ketiak.
16. Pembuat kristal buatan
Tawas digunakan untuk menumbuhkan kristal. Anda dapat menumbuhkan kristal menggunakan bubuk tawas.
Tuangkan setengah cangkir air panas dalam botol yang bersih dan tambahkan tawas kemudian aduk.
Biarkan larutan selama semalam. Di pagi hari, tuangkan larutan ke botol bersih lain. Anda akan melihat kristal tawas terbentuk di bagian bawah tabung.
17. Mencegah siput
Tawas dapat digunakan untuk membunuh dan mencegah siput. Cukup tambahkan satu sendok makan bubuk tawas pada 5 liter air dan siramkan pada tanah yang diinvasi siput.
Larutan tawas akan membantu membunuh siput dan telurnya di dalam tanah.[]

Sumber = http://amazine.co/18395/manfaat-tawas-ketahui-17-kegunaan-tawas/

Senin, 03 Juni 2013

Ayam Bakar Solo


Bahan:
1 ekor ayam, potong 4 (besar) atau 8 (sedang)
3 sdm minyak
2 lembar daun salam
2 batang serai , memarkan
5 sdm irisan gula merah.
5 sdm kecap manis
3 sdm air asam Jawa
500 ml air

Bumbu halus:
10 buah bawang merah
6 siung bawang putih
1 ruas kunyit
1 ruas jahe
1 1/2 sdt ketumbar
2 ruas lengkuas
garam secukupnya
penyedap rasa secukupnya bila suka

Cara Membuat:
Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan ayam dan semua bahan lain. Aduk rata dan terus masak hingga bumbu mengental.
Matikan api dan biarkan ayam terendam di bumbu sampai waktu dibakar.
Panggang ayam di atas api (oven/ grill) sampai matang sambil sekali-kali dibalik dan diolesi sisa bumbu.

Minggu, 26 Mei 2013

Tips dalam Memilih Kartu Undangan Pernikahan

Bagi Anda yang ingin menikah, tak ada salahnya jika segala sesuatu dipersiapkan dengan jeli. Salah satunya adalah kartu undangan yang akan dikirim. Kartu undangan yang dibuat tentunya diharapkan menyampaikan informasi yang jelas tentang siapa yang menikah, di mana dan kapan hari pernikahan tersebut berlangsung.

Berikut informasi menarik tentang 7 Tips Memilih Kartu Undangan Pernikahan

1. Langkah pertama yang harus ditempuh calon pengantin adalah mencari desain kartu undangan. Cari atau buatlah desain sebanyak mungkin. Kalau perlu, tiru kartu-kartu undangan yang pernah Anda terima. Boleh juga Anda kunjungi percetakan atau tempat pembuat kartu undangan, lihat yang bagus dan unik, simpanlah di memori Anda.

2. Sesampainya di rumah, buat kembali desainnya sesuai dengan keinginan Anda dan pasangan. Agar hasilnya memuaskan, proses perburuan kartu undangan sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari sebelum hari pernikahan. Minimal dua bulan sebelum hari H.

3. Terkadang, calon pengantin ingin memajang foto pre-wedding mereka. Tak mengapa jika Anda memang ingin melakukannya. Apalagi, sekarang ini banyak pula orang yang menerima kartu undangan pernikahan dilanda rasa penasaran ingin melihat wajah sang calon pengantin, bukan sekadar nama mereka.

4. Langkah berikutnya, konsultasikan desain tersebut dengan orangtua masing-masing. Kecuali masing-masing keluarga mau membuat pesta pernikahan terpisah dengan undangan yang terpisah pula. Argumentasi dan perang mulut seringkali muncul untuk memastikan desain kartu undangan Anda sudah benar-benar cocok.

5. Bila perlu, cantumkan nama panggilan Anda dan pasangan serta keluarga masing-masing supaya penerima undangan tidak kebingungan dan berpikir undangan tersebut salah alamat. Atau jika memang merasa perlu, cantumkan pula nomor telepon di masing-masing keluarga. Tujuannya, supaya si penerima undangan bisa menghubungi nomor telepon yang tercantum untuk lebih yakin apakah memang benar mereka diundang jika si penerima undangan merasa tidak kenal dengan calon pengantin dan keluarganya.

6. Lazimnya, dalam sebuah kartu undangan, tercantum pula sebuah peta atau denah lokasi pernikahan, kendati pesta pernikahan dilakukan di sebuah gedung yang sudah familiar dan dikenal orang banyak. Denah atau peta menjadi syarat utama ketika pernikahan dilakukan di rumah atau tempat yang sulit untuk dikunjungi, apalagi buat tamu yang datang dari luar kota. Biasanya, vendor kartu undangan memiliki denah atau peta lokasi gedung, hotel atau balai pertemuan.

Namun untuk denah rumah, calon pengantin harus membuat sendiri yang bisa didiskusikan dengan vendor kartu undangan. Harus dicek lagi, apakah peta yang Anda buat sudah sesuai dengan kondisi jalan sekarang. Jangan sampai peta atau denah yang dibuat secara ekonomis dan meringkas banyak hal malah membuat orang tersesat. Demikian pula dengan peta milik vendor kartu undangan atau percetakan. Akan merepotkan jika peta tersebut ternyata sudah kadaluarsa. Jangan sampai tamu yang Anda undang malah tersesat atau nyasar ke tempat lain yang ternyata juga sedang mengadakan hajatan atau pernikahan.

7. Untuk menghemat biaya, tak ada salahnya berkunjung ke pameran pernikahan. Booking segera jika ada kartu undangan yang sesuai dengan yang didiskusikan bersama pasangan dan keluarga, serta ada potongan harga atau bonus menarik dari vendor di pameran tersebut. Jika Anda mendapatkan mendapat diskon 20% dari harga normal atau mendapat bonus suvenir sejumlah kartu undangan yang akan Anda buat, hal itu cukup lumayan

Selasa, 21 Mei 2013

Persiapan Pengantin 3 Bulan Menjelang Hari ‘H’

Persiapan Pengantin 3 Bulan Menjelang Hari ‘H’
Untuk mendapatkan rangkaian manis hari pernikahan, cobalah untuk membuat checklist yang memuat acara dan rencana, termasuk didalamnya langkah-langkah utama yang harus di ambil. Pasangan yang akan menikah harus sudah menyiapkan segala sesuatunya paling tidak 3 bulan sebelum hari pernikahan.
3 Bulan Sebelum hari H :
  1. Putuskan segera tipe dan besarnya acara pernikahanAnda, estimasikan biaya yang akan di keluarkan, serta buatlah resolusinya agar tidak melebihi budget yang telah di anggarkan,
  2. Adakan rapat keluarga yang mengikutkan kedua belah pihak untuk menetapkan tanggal dan waktu yang pasti tentang pernikahan Anda. Jika tidak diperlukan tidak perlu membentuk kepanitiaan.
  3. Putuskan dimana tempat upacara dan resepsi pernikahan akan di laksanakan dan lakukan cek biaya yang diperlukan dan catat dalam wedding planner Anda. Setelah gedung ditentukan, segera booking Gedung tersebut.
  4. Datangi berbagai florist atau jasa dekorasi dikota Anda dan segera buat reservasi agar Anda tidak khawatir tentang pesanan bunga.
  5. Buatlah perjanjian dengan fotografer dan vidiografer yang akan mendokumentasikan pernikahan Anda.
  6. Buatlah daftar tamu yang akan diundang.
  7. Pilihlah kartu undangan yang Anda inginkan.
  8. Mulailah belanja pernak-pernik kebutuhan pernikahan.
  9. Bila Anda ingin upacara dan resepsi pernikahan dilaksanakan di rumah ibadah bicarakan dengan pengurus yang bersangkutan, terutama hal yang boleh atau tidak boleh di lakukan.
  10. Mulailah membersihkan rumah dan mengecat ulang dinding-dindingnya jika ada resepsi di rumah Anda.
2 Bulan Sebelum hari H :
  1. Lengkapi daftar belanja Anda. Cek supaya tidak ada yang terlewatkan.
  2. Bila Anda memerlukan pagar ayu dan pagar bagus, ingatkan mereka untuk fitting gaun atau baju mereka.
  3. Buat perjanjian dengan dokter untuk pra married medical check-up. Jika ada budget lebih, lakukan perawatan pra nikah di salon langganan anda, sekarang sudah banyak salon baik yang konvensional maupun yang salon muslimah yang menyediakan jasa perawatan pra nikah.
  4. Buat rencana detil dengan pihak catering, restoran atau hotel tentang menu makanan, susunan tempat duduk, tata letak parkiran, pengamanan seperti polisi, ijin keramaian jika diperlukan dan sebagainya.
  5. Buat perjanjian dengan hair dresser, beautician, atau make-up artist untuk mendandani Anda di hari H. Sekarang sudah banyak sanggar rias pengantin atau salon muslimah yang menyediakan jasa ALL IN.
  6. Sebelum memutuskan memakai jasa dekorasi siapa, dokumentasi siapa, sanggar rias atau salon yang mana, ada baiknya melakukan komparasi dari berbagai vendor, bisa juga dengan bertanya kepada rekan-rekan yang sudah dahulu menikah sehingga bisa mendapatkan masukan yang objektif.
1 Bulan Sebelum haru H :
  1. Pastikan sekali lagi daftar undangan Anda. Mulailah mengirimkan undangan agar semua kartu bisa sampai jauh hari sebelum hari pernikahan Anda.
  2. Pergilah ke toko perhiasan, pilihlah cincin yang Anda berdua sukai.
  3. Mulailah menyiapkan apa yang hendak Anda bawa saat bulan madu.
  4. Pastikan sekali lagi dengan para professional yang Anda sewa.
  5. Catatlah dalam agenda Anda untuk mengecek aksesoris dan gaun pengantin/kebaya, sebelum menerima segalanya itu dari bridal house/sanggar rias atau salon.
  6. Jika diperlukan, buatlah gladiresik pernikahan Anda. Catatlah waktu yang di perlukan untuk setiap mata acara, agar terhindar dari hal-hal yang kurang penting.
Sumber : http://idazdekorasi.com/tahapan-persiapan-pernikahan-step-by-step-wedding-planning/

Sabtu, 21 Juli 2012

MENUMBUHKAN RASA CINTA PERPUSTAKAAN PADA GENERASI PRAGMATIS : KETIKA IMBALAN BERKATA BANYAK


Penulis: Tanti Kosmiyati Kostaman (Yogyakarta)

Kemajuan jaman telah membuat masyarakat Indonesia sekarang ini menjadi pragmatis, dimana mereka menjadi sangat efisien dan berorientasi pada keuntungan pribadi. Sekarang, individu enggan melakukan sesuatu jika hal itu tidak memberikan keuntungan maksimal baginya.
Dalam konteks tersebut, mengunjungi perpustakaan kini dipandang sebagai hal yang tidak praktis, sehingga perlahan-lahan praktek tersebut ditinggalkan. Karena sekarang ini sudah ada banyak hal yang bisa menggantikan fungsi perpustakaan dalam kehidupan sehari-hari, yang jauh lebih praktis. Misalnya untuk hiburan. Daripada jauh-jauh ke perpustakaan untuk membaca, ada televisi yang siap memberikan hiburan selama 24 jam. Atau jika membutuhkan suatu informasi, daripada jauh-jauh membongkar buku-buku di perpustakaan, ada internet yang bisa memberikan jutaan informasi dengan sekali ketik.
Padahal, perpustakaan masih mengandung segudang manfaat, yang sayang jika disia-siakan. Menonton film dan membaca buku adalah dua hal yang berbeda, meski esensinya sama-sama memberi hiburan. Pun mengenai informasi, internet tidak selalu bisa memberikan apa yang bisa diberikan buku-buku di perpustakaan.
Kita memang tidak bisa menghentikan perubahan masyarakat. Kemunculan media baru tentunya memberikan banyak manfaat. Namun, alangkah baiknya jika kita bisa membuat masyarakat tetap memelihara nilai-nilai lama, meskipun mereka juga telah melangkah ke dunia yang baru. Menonton televisi dan membaca buku di perpustakaan adalah hal yang bisa sama-sama dilakukan. Dalam hal pencarian informasi pun, internet dan perpustakaan bisa saling melengkapi sehingga sumber dan ragam informasinya bisa menjadi lebih dalam dan kaya.
Kondisi tersebut bukan hal yang tidak mungkin. Asal bisa mencari cara yang tepat, maka kita bisa menumbuhkan kembali kecintaan terhadap perpustakaan pada masyarakat yang telah menjadi semakin pragmatis ini. Yang diperlukan adalah perlakuan yang tepat. Dalam tulisan ini, sistem imbalan diasumsikan sebagai solusi yang tepat dalam usaha tersebut.
I.   Permasalahan
Dalam artikel ini, permasalahan yang diangkat adalah metode seperti apa yang cocok untuk menumbuhkan kembali rasa cinta perpustakaan pada masyarakat yang kini bersifat pragmatis. Metode tersebut harus tepat mengenai sasaran, sehingga tidak sia-sia setelah dilaksanakan.
II.  Tujuan
Tujuan ditulisnya artikel ini adalah sebagai masukan dalam upaya peningkatan kualitas perpustakaan, sehingga tempat tersebut akan kembali menjadi sumber utama masyarakat dalam mencari informasi dan hiburan dalam kehidupan sehari-hari.
III.  Landasan Teori
Teori tindakan ekonomi adalah teori yang menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk ekonomis yang selalu berusaha mengeluarkan usaha sesedikit mungkin untuk hasil yang maksimal (ruangguruips.blogspot.com).
Sistem imbalan yang memiliki istilah lain kondisioning operan dikemukakan oleh B.F Skinner, seorang psikolog Amerika. Ia berpendapat bahwa manusia akan cenderung mengulangi perilakunya jika mendapat imbalan yang positif, dan tidak akan mengulangi perilaku yang membuatnya mendapatkan respon yang negatif (Santrock, 2005). Teori sederhana ini telah banyak diaplikasikan terhadap berbagai macam perilaku dan sikap masyarakat dewasa ini.
 IV.           Pembahasan
1. Masyarakat yang pragmatis
Sudah menjadi bawaan manusia untuk selalu mengaplikasikan prinsip opportunity cost: mengeluarkan usaha sesedikit mungkin untuk mendapat hasil yang maksimal. Kemajuan teknologi mempermudah usaha tersebut: sekarang, bermunculan aneka media praktis yang membuat manusia bisa mendapatkan apa yang diinginkannya dengan mudah.
Hal inilah yang membuat perpustakaan sekarang mulai kehilangan tempat. Apa yang bisa diberikan perpustakaan, seperti hiburan dan informasi, bisa diberikan oleh media lain yang lebih mudah diakses dan lebih praktis. Masyarakat yang cenderung memilih media yang lebih menguntungkan, tentunya tidak akan memprioritaskan perpustakaan sebagai pilihan utama mereka.
Tetapi, tidak berarti masyarakat akan seratus persen kehilangan minat terhadap perpustakaan. Jika mengunjungi perpustakaan bisa memberikan sesuatu bagi mereka, sesuatu yang tidak akan didapat dari tempat lain, tentunya mereka akan mau kembali ke perpustakaan.
Yang mengejutkan, jika kita menilik keadaan di luar negri, ternyata kelangsungan hidup perpustakaan masih berjalan dengan lancar. Padahal, masyarakat disana pun tidak kalah pragmatis dengan masyarakat Indonesia. Apa yang membuat kondisinya berbeda? Pengelolaan yang profesional, yang juga mempertimbangkan sifat pragmatis masyarakat tersebut,  serta menyisipkan prinsip imbalan dalam sistem mereka.
2. Perpustakaan dan sistem imbalan
Yang dimaksud dengan imbalan, tidak berarti harus berupa hadiah langsung. Tetapi, imbalan tersebut bisa dalam berbagai macam bentuk. Yang penting adalah, kita bisa membuat pengunjung perpustakaan merasa mendapatkan sesuatu yang ‘lebih’, suatu hadiah yang tidak dia dapat jika berkunjung ke tempat lain. Tentunya, imbalan ini juga mesti disesuaikan dengan karakteristik pengunjung: anak-anak akan tertarik pada imbalan yang berbeda dengan orang dewasa.
Sebagai contoh konkretnya, untuk anak-anak, imbalan yang bisa diberikan dibuat hari-hari khusus dimana petugas perpustakaan akan membacakan buku bagi anak-anak, dan dalam acara tersebut akan diadakan kuis dan pembagian hadiah. Memang nantinya niat anak-anak itu tidak murni untuk membaca, tapi yang penting niat untuk datang ke perpustakaan terbangun dulu. Imbalan lainnya bisa berupa pemberian hadiah bagi pengunjung anak-anak yang telah meminjam sampai sepuluh kali. Inilah yang membuat perpustakaan menjadi berbeda dengan televisi, yang tidak akan memberikan hadiah apapun meskipun mereka menontonnya berkali-kali.
Bagi remaja, bisa diadakan kontes meresensi buku perpustakaan. Ini akan merangsang kreatifitas mereka, dan membuat mereka semakin sering mencari buku-buku bermutu di perpustakaan. Kontes yang dibuat dengan hadiah menarik, pasti akan menarik minat remaja, sehingga mereka mau menghabiskan sebagian waktu bergaulnya di perpustakaan.
Cara lainnya adalah dengan mengubah imej perpustakaan. Entah mengapa ada imej bahwa perpustakaan adalah tempat bagi orang yang kurang gaul, bisanya hanya belajar. Ini membuat banyak remaja enggan menginjakkan kaki di perpustakaan, sesuai dengan prinsip kondisioning operan juga: Jika mereka menginjakkan kaki di perpustakaan, mereka akan mendapat cap ‘kuper’, sebuah hukuman yang tidak menyenangkan.
Maka, kita bisa membuat perpustakaan menjadi sebuah tempat yang keren menurut parameter remaja: Desain yang modern, koleksi buku yang lengkap, ruang baca yang nyaman, mading dan papan informasi yang up to date, bahkan bisa dibuat kafe untuk pengunjung yang merasa haus dan lapar setelah membaca. Itu bisa menghilangkan kesan suram dari perpustakaan, sehingga hilanglah halangan bagi remaja untuk masuk ke dalamnya.
Bagi orang dewasa, bisa dibuat klub membaca yang memungkinkan para pengunjung saling bertukar pikiran tentang buku yang mereka baca. Ini adalah imbalan yang tidak bisa mereka dapat dari tempat lain: Di klub baca perpustakaan, mereka akan bertemu orang-orang dengan minat yang sama, yang membicarakan hal yang sama. Tempat yang tepat untuk mengistirahatkan diri dari penatnya pekerjaan.
Imbalan lain yang bisa diberikan perpustakaan adalah temu penulis. Sekarang ini semakin banyak penulis bermutu muncul dan menjadi idola masyarakat, dari mulai anak kecil hingga orang dewasa. Meskipun telah membaca bukunya, tentu sebagai penggemar, mereka tidak akan melewatkan kesempatan bertemu dengan penulis idolanya di perpustakaan. Ketika perjumpaan terjadi, akan tercipta kesan yang baik tentang perpustakaan: tempat dimana kita bisa berada dalam satu dunia dengan penulis kesukaan. Maka, akan timbul rasa untuk kembali lagi mengunjungi perpustakaan.
Bukan hanya kegiatan yang bisa menjadi imbalan daya tarik bagi masyarakat. Desain ruangan pun bisa membuat pengunjung merasa mendapatkan ‘sesuatu’ dari perpustakaan. Maka, desain perpustakaan mestilah dibuat senyaman mungkin, agar pengunjung mau mengulangi kunjungannya. Jika mendapatkan lingkungan yang tidak nyaman, maka prinsip kondisioning operan juga berlaku: orang akan cenderung untuk meninggalkan perilaku tersebut.
V.    Kesimpulan
Kita masih bisa menumbuhkan kembali rasa cinta perpustakaan pada masyarakat yang pragmatis, asalkan mau menyesuaikan metodenya dengan karakteristik mereka. Pada masyarakat dengan karakteristik seperti itu, maka sistem imbalan bisa menjadi solusi. Dengan sistem tersebut, diharapkan masyarakat akan mau mengunjungi perpustakaan berkali-kali setelah mereka mendapatkan imbalan yang tidak bisa mereka dapat dari tempat lain. Bentuk imbalan tersebut mesti berbeda-beda sesuai dengan usia dan karakteristik pengunjung.
VI.  Saran
Kita mesti bisa menjadi lebih kreatif dalam mencari jenis-jenis imbalan yang sesuai dengan kebutuhan dan minat masyarakat. Imbalan yang tidak berubah dan itu-itu saja juga akhirnya akan membuat masyarakat menjadi bosan. Jadi, sistem imbalan tersebut mestilah kreatif dan mengikuti dinamika perubahan masyarakat.
VII.  Referensi
Santrock, J.W. 2005. Psychology. New York: Mc.Graw Hill.
Sja’roni, M. Anshor. 2008. Tindakan, Motif, dan Prinsip Ekonomi. http://ruangguruips.blogspot.com/2008/02/tindakan-ekonomi -berdasarkan-motif-dan.html. Diakses pada 28 September 2009.

Sabtu, 26 Mei 2012

Ciri-ciri Madu Asli

Bagaimana cara kita membedakan madu asli yang dijual dipasaran?
Oleh karena itu kita harus tahu  ciri-ciri madu asli pada umumnya. Karena hampir sulit diketahui madu asli atau palsu dipasaran. Terus, cara kita mengetahuinya secara umumnya. Gampang kok..
  1. Siapkan 1 batang korek yang sudah mati.
  2. Teteskan madu sedikit saja ( 1 tetes ) ke ujung batang korek yang jadi arang tersebut.
  3. Tunggu selama 5 menit.
  4. Biarkan madu tersebut meresap ke batang korek tersebut.
  5. Jika madu tersebut menempel pada ujung batang korek dan tidak meresap berart madu tersebut madu asli atau madu murni.
  6. Jika madu tersebut meresap pada ujung bajang korek, maka madu tersebut palsu.
  7. Dan jika madu tersebut asli, korek tersebut bisa dinyalakan.
Itu sob trik mudah cara membedakan antara madu asli atau palsu. Ngomong-ngomong atau by the way  ada cara lain tidak selain cara tersebut?
Ada sob..
ciri-ciri madu asli
Sebetulnya ada cara lain selain cara diatas, dan menurut para ahli sebagai berikut sob :
Secara sederhana, madu asli dan palsu dapat dibedakan dengan melihat ciri khas fisis madu asli sebagai berikut :
  1. Cara pertama siapkan madu sedikit saja dan selembar kertas, terus teteskan madu pada selembar kertas. Madu palsu akan mudah terserap kertas karena kandungan airnya tinggi.
  2. Cara kedua, cara kedua ini biasanya dilakukan oleh para penjual madu di saat pameran atau pada saat event-event tertentu, yaitu dengan mengocoknya. Madu asli akan membentuk gas atau uap air jika dikocok.
  3. Cara ketiga, dituang ke wadah berisi air. Madu asli akan langsung jatuh ke dasar wadah, sedangkan madu palsu cenderung akan menyebar.
Itu adalah cara simpel sob… membedakan ciri-ciri madu asli dan palsu. Dan berikut ini ada informasi tambahan tentang ciri-ciri madu asli dan palsu :
Madu asli yang beredar di Indonesia umumnya dihasilkan dari tiga jenis lebah; apis dorsata (lebah hutan), apis mellifera (lebah unggul) dan apis cerana (lebah lokal) yang ada di atas atap rumah. Dari segi kualitas, madu hutan (madu organik) berwarna hitam pekat lebih baik daripada madu yang di budidaya.
Sayangnya, masyarakat Indonesia sudah terbiasa konsumsi madu budidaya berwarna coklat cerah. Akibatnya, madu hutan dianggap sebagai madu palsu. Banyak orang penasaran untuk membedakan madu asli yang dihasilkan lebah pencari makan di alam bebas dari madu palsu (sirup gula, misalnya).
Disinyalir, peredaran madu palsu di Indonesia sangat tinggi. Uji coba madu asli atau palsu lewat aroma, semut yang mengerubuti, kekentalan jika diteteskan pada debu, belum jadi jaminan keaslian sebuah produk madu.

Berbagai sumber.

Rabu, 09 Mei 2012

Makna Warna


Warna memengaruhi kenyamanan lingkungan dan mood. Warna yang kita kenakan sehari-hari memengaruhi pandangan orang lain terhadap kita. Berikut ini sejumlah karakter warna :

Merah
Sifat merah memberi stimulasi dan dominan. Erat kaitannya dengan sifat hangat serta kemakmuran, tetapi juga menggambarkan kemarahan, malu dan kebencian. Untuk ruangan, merah mengurangi ukuran, tetapi memperbesar ukuran objek. Warna ini bagus sebagai aksen.
Tak cocok: ruang makan, kamar tidur anak-anak, dapur, dan ruang kerja.

Kuning
Erat dengan pencerahan dan intelektualitas. Sifatnya menstimulasi otak dan membantu pencernaan. Sifat positifnya adalah optimisme, akal, dan ketegasan. Sifat negatifnya, berlebihan dan kekakuan.
Cocok: pintu masuk rumah dan dapur.
Tak cocok: ruang meditasi dan kamar mandi.

Hijau
Simbol pertumbuhan, kesuburan, dan harmoni. Hijau adalah warna menenangkan dan menyegarkan. Sifat positifnya, optimisme, kebebasan, dan keseimbangan. Sifat negatifnya, iri hati dan kebohongan.
Cocok: ruang terapi dan kamar mandi.
Tak cocok: ruang keluarga, ruang bermain, dan ruang belajar.

Biru
Damai dan menyejukkan. Biru juga terkait dengan spiritualitas, kontemplasi, misteri, dan kesabaran. Asosiasi positifnya, rasa percaya dan stabilitas. Sifat negatifnya, curiga dan melankolis. Biru memberi kesan luas pada ruangan.
Cocok: ruang meditasi, ruang tidur, dan ruang terapi.
Tak cocok: ruang keluarga, ruang makan, dan ruang kerja.

Putih
Simbol awal baru, kemurnian dan kesucian. Kualitas positifnya, bersih dan segar. Sifat negatifnya, dingin dan tanpa kehidupan.
Cocok: kamar mandi dan dapur.
Tak cocok: kamar anak-anak dan ruang makan.

Hitam
Misterius dan independen adalah sifat hitam. Positifnya, daya tarik dan kekuatan. Sifat negatinya, kematian, kegelapan, dan kuasa jahat.
Cocok: kamar remaja dan kamar tidur.
Tak cocok: kamar kerja, kamar anak-anak, dan ruang keluarga.

Cokelat
Warna cokelat menggambarkan stabilitas dan bobot. Sifat positifnya kestabilan dan keanggunan, sedangkan sifat negatifnya depresi dan penuaan.
Cocok: kamar kerja
Tak cocok: kamar tidur.

Sumber: Gaya Hidup Sehat