Lokasi

https://goo.gl/maps/sHQx3zNBn9bhHFuR8

Translate

Kamis, 24 Agustus 2023

Puisi Perpustakaan Universitas Cenderawasih

 


Di peradaban ilmu dan wawasan berkembang,

Di perpustakaan Universitas Cenderawasih, harta tersimpan.

Halaman-halaman kata yang tiada pernah habis,

Mengajak jiwa merantau dalam dunia tanpa batas.

 

Dalam rak-raknya tersusun ribuan khazanah,

Ilmu pengetahuan mengalir bagai sungai yang jernih.

Mahasiswa mencari, menemukan, dan memahami,

Di bawah cahaya pengetahuan, mereka berjalan bersama.

 

Di setiap lembaran, petualangan dimulai,

Dari filsafat hingga sains, beragam dunia tergali.

Buku-buku mengisahkan mimpi dan realita,

Di sini, batin dan pikiran menjadi merdeka.

 

Suara halus kertas yang berputar saat dijelajah,

Seperti langkah-langkah kaki merambah dunia maya.

Perpustakaan, tempat magis di tengah kampus,

Menjadi saksi semangat belajar yang tak pernah pupus.

 

Dosen-dosen lama dan baru bersatu di sini,

Dalam kata-kata yang tetap hidup sepanjang masa.

Perpustakaan Universitas Cenderawasih, oase pengetahuan,

Tempat di mana jiwa penuntut ilmu bertemu harapan.

 

Dari debat hingga mimpi, semuanya ada di sini,

Di perpustakaan, pintu gerbang menuju pelajaran yang abadi.

Biarlah kata-kata merajut dunia yang cerah,

Perpustakaan Universitas Cenderawasih, sumber inspirasi sejati.



Pustakawan di Era 5.0

Jayapura, 24 Agustus 2023

Halo teman-teman, apa yang bisa dilakukan Pustakawan di era 5.0?





Era 5.0 mengacu pada perkiraan evolusi masyarakat dan teknologi setelah era digital (Era 4.0). Ini adalah konsep yang masih dalam perkembangan dan interpretasinya dapat bervariasi, tetapi umumnya mencakup perpaduan antara manusia dan teknologi, fokus pada keberlanjutan, serta peran kolaboratif dalam mengatasi kompleksitas masalah global. Dalam konteks ini, peran pustakawan juga dapat mengalami transformasi yang menarik. Berikut beberapa hal yang bisa diperbuat pustakawan di era 5.0:

  1. Kurasi Informasi yang Lebih Kompleks: Pustakawan bisa membantu mengelola dan mengkurasi informasi yang semakin kompleks dan tersebar di berbagai platform. Mereka bisa mengembangkan alat dan strategi untuk membantu orang menyaring dan mengolah informasi yang lebih luas dan mendalam.
  2. Literasi Data dan Teknologi: Dalam era di mana data menjadi semakin penting, pustakawan dapat berperan dalam membantu orang memahami literasi data, membaca data, dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang ditemukan. Mereka juga bisa membantu mengajarkan literasi teknologi kepada individu yang mungkin masih kesulitan beradaptasi dengan perkembangan teknologi baru.
  3. Pendidikan Kolaboratif: Pustakawan bisa berkolaborasi dengan institusi pendidikan dan pelatihan untuk mengembangkan program yang mendorong kolaborasi antara siswa, mahasiswa, dan anggota masyarakat dalam menyelesaikan masalah kompleks. Mereka bisa menjadi fasilitator dalam menghubungkan berbagai disiplin ilmu dan pemikiran.
  4. Kurasi Konten Berbasis Etika dan Nilai: Di era di mana isu etika, nilai, dan keberlanjutan semakin penting, pustakawan bisa membantu dalam mengkurasi konten yang relevan dengan nilai-nilai masyarakat dan membantu orang memahami implikasi etika dari informasi yang mereka akses.
  5. Pusat Inovasi Komunitas: Pustakawan bisa menciptakan ruang dan program untuk memfasilitasi kolaborasi, inovasi, dan kreasi dalam komunitas. Mereka dapat menjadi katalisator dalam menghubungkan orang dengan latar belakang dan keahlian yang beragam untuk mengatasi masalah lokal maupun global.
  6. Pengenalan Teknologi Baru: Pustakawan dapat berperan dalam mengenalkan teknologi baru kepada masyarakat, terutama kepada mereka yang mungkin merasa canggung dengan perkembangan teknologi. Ini bisa termasuk pelatihan penggunaan perangkat lunak, perangkat keras, atau bahkan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan.
  7. Pengarsipan Digital dan Koleksi Virtual: Dalam era 5.0 yang semakin digital, pustakawan dapat berfokus pada pengarsipan digital dan mengembangkan koleksi virtual yang lebih luas, termasuk dalam bentuk multimedia dan realitas virtual.

Dalam intinya, pustakawan di era 5.0 tetap memiliki peran penting dalam membantu masyarakat mengelola informasi kompleks, berkolaborasi secara lintas disiplin, dan beradaptasi dengan perubahan teknologi dan sosial yang terus berlangsung.

Selasa, 22 Agustus 2023

Diklat Online Promosi Perpustakaan Berbasis Digital

 Rabu, 23 Agustus 2023

Untuk meningkatkan ketrampilan dalam mempromosikan perpustakaan, saya mengikuti Diklat Promosi Perpustakaan berbasis Digital yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dari tanggal 14 sampai dengan tanggal 25 Agustus 2023. Mengingat pentingnya promosi saat ini agar Perpustakaan kita dikenal khalayak ramai.


Kegiatan dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh 40 peserta dari berbagai jenis perpustakaan yang tersebar di seluruh Indonesia.






Selasa, 24 Januari 2023

Ya Allah Yang Maha Mengabulkan Doa

 Jayapura, 24 Januari 2023

Perkenalkan nama saya Ratna Sari Damayanti, dengan ditambah gelar S.I.Pust. orang langsung tau kalau disiplin Ilmu Perpustakaan adalah bidang saya. Ya, saya adalah alumni Universitas Terbuka UPBJJ Surabaya tahun 2015. Angkatan pertama S1 jurusan Ilmu Perpustakaan Universitas Terbuka. Saya berasal dari Ponorogo Jawa Timur. Setelah menikah pada tahun 2014 saya pindah mengikuti suami yang bertugas di Jayapura Papua. Suami saya berprofesi sebagai TNI AD. Alhamdulillah saat ini kami sudah dikaruniai dua anak laki-laki berumur 8 tahun dan 5 tahun.

Setelah menikah saya menjalani hidup sebagai ibu rumah tangga. 5 tahun kenyang menjadi ibu rumah tangga, alhamdulillah  tahun 2019 Allah memberi saya pekerjaan di luar rumah sebagai PNS Pustakawan di Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura Papua. Hidup tidak semulus yang diharapkan. Pada tahun 2021 lalu suami mendapat rekomendasai Sekolah di Secapa AD di Bandung. Setelah satu tahun menjalani Pendidikan akhirnya beliau mendapat penempatan di Pasuruan Jawa Timur.

Sementara saya sampai sekarang masih tinggal di Jayapura Papua pisah dengan suami karena pengajuan mutasi kerja saya ditolak oleh Lembaga, dalam hal ini Universitas Cenderawasih. Alasannya masa kerja saya belum genap 10 tahun dan di Perpustakaan Uncen sangat kekurangan tenaga Pustakawan. Namun saya tidak menyerah begitu saja, karena pekerjaan saya ini merupakan anugerah yang sangat berharga bagi saya, hasil dari doa orang-orang yang menyayangi saya, dan saya berharap hidup saya bisa lebih bermanfaat dengan bekerja, baik untuk keluarga, maupun orang-orang di sekeliling saya. Latar belakang saya berasal dari keluarga yang sederhana, alhamdulillah Allah mengangkat derajat saya melalui pernikahan. Dengan bekerja saya berharap bisa membantu saudara-saudara saya yang membutuhkan.

Saya saat ini masih berjuang agar bisa pindah mengikuti suami tanpa harus meninggalkan pekerjaan saya. Apalagi anak saya yang sulung sudah pindah sekolah di Jawa ikut suami. Jika suami mendapat tugas luar atau latihan perang, anak kami tidak ada yang menjaga.

Harapan saya Uncen segera mengabulkan permohonan mutasi kerja saya karena alasan darurat, Suami saya pindah juga karena menjalankan tugas negara, dan saya harus mendampingi suami, menjalankan kewajiban sebagai istri dan Pengurus Persit di kesatuan tempat tugas suami, dan anak-anak kami membutuhkan kehadiran kedua orangtuanya mendampingi tumbuh kembangnya.

Tulisan ini adalah curhatan saya sekaligus saya minta doa kepada pembaca tulisan saya ini semoga Allah memudahkan urusan kita semua, syukur diantara pembaca merupakan kepanjangan tangan Allah membantu saya mengabulkan doa saya, terimakasih. Email : rasada85@gmail.com.


#doa #mutasi #harapan

Selasa, 04 Juni 2013

Manfaat Tawas: Ketahui 17 Kegunaan Tawas

manfaat tawas 150x150 Manfaat Tawas: Ketahui 17 Kegunaan TawasTawas kalium atau lebih sering disebut sebagai tawas diperoleh dari alumina yang direaksikan dengan kalium sulfat.



Namun, tawas juga dapat ditemukan dalam mineral alami alunite dan kalinite.
Tawas memiliki banyak kegunaan. Di bawah ini akan diulas mengenai berbagai penggunaan tawas.
1. Aftershave (krim cukur)
Tawas digunakan dalam aftershave karena sifatnya sebagai astringent.
Tawas dapat dioleskan pada wajah yang baru dicukur untuk mencegah dan mengurangi perdarahan yang disebabkan karena luka kecil.
2. Deodoran
Tawas juga dikenal sebagai kristal deodoran dan digunakan secara luas sebagai solusi untuk masalah keringat berlebihan.
Tawas berguna untuk menekan pertumbuhan bakteri di ketiak.
3. Wasir
Bubuk tawas bisa digunakan untuk mengobati wasir dan berfungsi mencegah perdarahan.
4. Sariawan
Bubuk tawas juga digunakan untuk mengobati sariawan. Terapkan sejumput tawas ke daerah yang terkena sariawan.
5. Baking powder
Tawas digunakan sebagai campuran dalam baking powder untuk memberikan rasa logam samar.
6. Bahan pengawet
Tawas bisa digunakan sebagai bahan pengawet dan aditif makanan.
Namun perlu berhati-hati dengan jumlah tawas yang digunakan, karena lebih dari satu ons tawas bisa menyebabkan keracunan.
7. Fotografi
Tawas umum digunakan oleh fotografer yang menggunakan teknik tradisional untuk mencetak film. Tawas berguna mengeraskan film gelatin.
8. Bahan anti api
Larutan yang mengandung tawas digunakan pada berbagai benda seperti kayu, kain, dan kertas untuk meningkatkan ketahanannya terhadap api.
9. Pemadam kebakaran
Tawas merupakan komponen dari foamite yang digunakan dalam alat pemadam kebakaran.
10. Pemutih kulit
Tawas digunakan sebagai salah satu bahan pembuat pemutih kulit.
11. Pengolahan air
Tawas umum digunakan dalam pengolahan air.
Tawas menangkap partikel halus dalam air dan membentuk endapan aluminium hidroksida yang mengendap di dasar sehingga mudah dibersihkan.
12. Lilin (tanah liat) mainan
Tawas merupakan salah satu bahan yang digunakan dalam lilin (tanah liat) mainan yang digunakan untuk membentuk berbagai model.
13. Pasta gigi
Tawas merupakan salah satu bahan yang dipergunakan untuk membuat pasta gigi.
14. Krim rambut
Tawas digunakan sebagai salah satu bahan pembuat krim rambut untuk membuat tatanan rambut awet sepanjang hari.
15. Penghilang rambut
Tawas dapat digunakan untuk menghilangkan rambut tubuh yang tidak diinginkan seperti pada kaki atau ketiak.
16. Pembuat kristal buatan
Tawas digunakan untuk menumbuhkan kristal. Anda dapat menumbuhkan kristal menggunakan bubuk tawas.
Tuangkan setengah cangkir air panas dalam botol yang bersih dan tambahkan tawas kemudian aduk.
Biarkan larutan selama semalam. Di pagi hari, tuangkan larutan ke botol bersih lain. Anda akan melihat kristal tawas terbentuk di bagian bawah tabung.
17. Mencegah siput
Tawas dapat digunakan untuk membunuh dan mencegah siput. Cukup tambahkan satu sendok makan bubuk tawas pada 5 liter air dan siramkan pada tanah yang diinvasi siput.
Larutan tawas akan membantu membunuh siput dan telurnya di dalam tanah.[]

Sumber = http://amazine.co/18395/manfaat-tawas-ketahui-17-kegunaan-tawas/

Senin, 03 Juni 2013

Ayam Bakar Solo


Bahan:
1 ekor ayam, potong 4 (besar) atau 8 (sedang)
3 sdm minyak
2 lembar daun salam
2 batang serai , memarkan
5 sdm irisan gula merah.
5 sdm kecap manis
3 sdm air asam Jawa
500 ml air

Bumbu halus:
10 buah bawang merah
6 siung bawang putih
1 ruas kunyit
1 ruas jahe
1 1/2 sdt ketumbar
2 ruas lengkuas
garam secukupnya
penyedap rasa secukupnya bila suka

Cara Membuat:
Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan ayam dan semua bahan lain. Aduk rata dan terus masak hingga bumbu mengental.
Matikan api dan biarkan ayam terendam di bumbu sampai waktu dibakar.
Panggang ayam di atas api (oven/ grill) sampai matang sambil sekali-kali dibalik dan diolesi sisa bumbu.

Minggu, 26 Mei 2013

Tips dalam Memilih Kartu Undangan Pernikahan

Bagi Anda yang ingin menikah, tak ada salahnya jika segala sesuatu dipersiapkan dengan jeli. Salah satunya adalah kartu undangan yang akan dikirim. Kartu undangan yang dibuat tentunya diharapkan menyampaikan informasi yang jelas tentang siapa yang menikah, di mana dan kapan hari pernikahan tersebut berlangsung.

Berikut informasi menarik tentang 7 Tips Memilih Kartu Undangan Pernikahan

1. Langkah pertama yang harus ditempuh calon pengantin adalah mencari desain kartu undangan. Cari atau buatlah desain sebanyak mungkin. Kalau perlu, tiru kartu-kartu undangan yang pernah Anda terima. Boleh juga Anda kunjungi percetakan atau tempat pembuat kartu undangan, lihat yang bagus dan unik, simpanlah di memori Anda.

2. Sesampainya di rumah, buat kembali desainnya sesuai dengan keinginan Anda dan pasangan. Agar hasilnya memuaskan, proses perburuan kartu undangan sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari sebelum hari pernikahan. Minimal dua bulan sebelum hari H.

3. Terkadang, calon pengantin ingin memajang foto pre-wedding mereka. Tak mengapa jika Anda memang ingin melakukannya. Apalagi, sekarang ini banyak pula orang yang menerima kartu undangan pernikahan dilanda rasa penasaran ingin melihat wajah sang calon pengantin, bukan sekadar nama mereka.

4. Langkah berikutnya, konsultasikan desain tersebut dengan orangtua masing-masing. Kecuali masing-masing keluarga mau membuat pesta pernikahan terpisah dengan undangan yang terpisah pula. Argumentasi dan perang mulut seringkali muncul untuk memastikan desain kartu undangan Anda sudah benar-benar cocok.

5. Bila perlu, cantumkan nama panggilan Anda dan pasangan serta keluarga masing-masing supaya penerima undangan tidak kebingungan dan berpikir undangan tersebut salah alamat. Atau jika memang merasa perlu, cantumkan pula nomor telepon di masing-masing keluarga. Tujuannya, supaya si penerima undangan bisa menghubungi nomor telepon yang tercantum untuk lebih yakin apakah memang benar mereka diundang jika si penerima undangan merasa tidak kenal dengan calon pengantin dan keluarganya.

6. Lazimnya, dalam sebuah kartu undangan, tercantum pula sebuah peta atau denah lokasi pernikahan, kendati pesta pernikahan dilakukan di sebuah gedung yang sudah familiar dan dikenal orang banyak. Denah atau peta menjadi syarat utama ketika pernikahan dilakukan di rumah atau tempat yang sulit untuk dikunjungi, apalagi buat tamu yang datang dari luar kota. Biasanya, vendor kartu undangan memiliki denah atau peta lokasi gedung, hotel atau balai pertemuan.

Namun untuk denah rumah, calon pengantin harus membuat sendiri yang bisa didiskusikan dengan vendor kartu undangan. Harus dicek lagi, apakah peta yang Anda buat sudah sesuai dengan kondisi jalan sekarang. Jangan sampai peta atau denah yang dibuat secara ekonomis dan meringkas banyak hal malah membuat orang tersesat. Demikian pula dengan peta milik vendor kartu undangan atau percetakan. Akan merepotkan jika peta tersebut ternyata sudah kadaluarsa. Jangan sampai tamu yang Anda undang malah tersesat atau nyasar ke tempat lain yang ternyata juga sedang mengadakan hajatan atau pernikahan.

7. Untuk menghemat biaya, tak ada salahnya berkunjung ke pameran pernikahan. Booking segera jika ada kartu undangan yang sesuai dengan yang didiskusikan bersama pasangan dan keluarga, serta ada potongan harga atau bonus menarik dari vendor di pameran tersebut. Jika Anda mendapatkan mendapat diskon 20% dari harga normal atau mendapat bonus suvenir sejumlah kartu undangan yang akan Anda buat, hal itu cukup lumayan

Selasa, 21 Mei 2013

Persiapan Pengantin 3 Bulan Menjelang Hari ‘H’

Persiapan Pengantin 3 Bulan Menjelang Hari ‘H’
Untuk mendapatkan rangkaian manis hari pernikahan, cobalah untuk membuat checklist yang memuat acara dan rencana, termasuk didalamnya langkah-langkah utama yang harus di ambil. Pasangan yang akan menikah harus sudah menyiapkan segala sesuatunya paling tidak 3 bulan sebelum hari pernikahan.
3 Bulan Sebelum hari H :
  1. Putuskan segera tipe dan besarnya acara pernikahanAnda, estimasikan biaya yang akan di keluarkan, serta buatlah resolusinya agar tidak melebihi budget yang telah di anggarkan,
  2. Adakan rapat keluarga yang mengikutkan kedua belah pihak untuk menetapkan tanggal dan waktu yang pasti tentang pernikahan Anda. Jika tidak diperlukan tidak perlu membentuk kepanitiaan.
  3. Putuskan dimana tempat upacara dan resepsi pernikahan akan di laksanakan dan lakukan cek biaya yang diperlukan dan catat dalam wedding planner Anda. Setelah gedung ditentukan, segera booking Gedung tersebut.
  4. Datangi berbagai florist atau jasa dekorasi dikota Anda dan segera buat reservasi agar Anda tidak khawatir tentang pesanan bunga.
  5. Buatlah perjanjian dengan fotografer dan vidiografer yang akan mendokumentasikan pernikahan Anda.
  6. Buatlah daftar tamu yang akan diundang.
  7. Pilihlah kartu undangan yang Anda inginkan.
  8. Mulailah belanja pernak-pernik kebutuhan pernikahan.
  9. Bila Anda ingin upacara dan resepsi pernikahan dilaksanakan di rumah ibadah bicarakan dengan pengurus yang bersangkutan, terutama hal yang boleh atau tidak boleh di lakukan.
  10. Mulailah membersihkan rumah dan mengecat ulang dinding-dindingnya jika ada resepsi di rumah Anda.
2 Bulan Sebelum hari H :
  1. Lengkapi daftar belanja Anda. Cek supaya tidak ada yang terlewatkan.
  2. Bila Anda memerlukan pagar ayu dan pagar bagus, ingatkan mereka untuk fitting gaun atau baju mereka.
  3. Buat perjanjian dengan dokter untuk pra married medical check-up. Jika ada budget lebih, lakukan perawatan pra nikah di salon langganan anda, sekarang sudah banyak salon baik yang konvensional maupun yang salon muslimah yang menyediakan jasa perawatan pra nikah.
  4. Buat rencana detil dengan pihak catering, restoran atau hotel tentang menu makanan, susunan tempat duduk, tata letak parkiran, pengamanan seperti polisi, ijin keramaian jika diperlukan dan sebagainya.
  5. Buat perjanjian dengan hair dresser, beautician, atau make-up artist untuk mendandani Anda di hari H. Sekarang sudah banyak sanggar rias pengantin atau salon muslimah yang menyediakan jasa ALL IN.
  6. Sebelum memutuskan memakai jasa dekorasi siapa, dokumentasi siapa, sanggar rias atau salon yang mana, ada baiknya melakukan komparasi dari berbagai vendor, bisa juga dengan bertanya kepada rekan-rekan yang sudah dahulu menikah sehingga bisa mendapatkan masukan yang objektif.
1 Bulan Sebelum haru H :
  1. Pastikan sekali lagi daftar undangan Anda. Mulailah mengirimkan undangan agar semua kartu bisa sampai jauh hari sebelum hari pernikahan Anda.
  2. Pergilah ke toko perhiasan, pilihlah cincin yang Anda berdua sukai.
  3. Mulailah menyiapkan apa yang hendak Anda bawa saat bulan madu.
  4. Pastikan sekali lagi dengan para professional yang Anda sewa.
  5. Catatlah dalam agenda Anda untuk mengecek aksesoris dan gaun pengantin/kebaya, sebelum menerima segalanya itu dari bridal house/sanggar rias atau salon.
  6. Jika diperlukan, buatlah gladiresik pernikahan Anda. Catatlah waktu yang di perlukan untuk setiap mata acara, agar terhindar dari hal-hal yang kurang penting.
Sumber : http://idazdekorasi.com/tahapan-persiapan-pernikahan-step-by-step-wedding-planning/

Minggu, 10 Februari 2013

SIAPA (PUN) INGIN MENJADI PUSTAKAWAN?

“Gambaran secara kuantitatif sumber daya tenaga perpustakaan di instansi pembina tersebut juga tidak jauh berbeda dengan kondisi pada tingkat nasional. Sumber daya tenaga perpustakaan Indonesia memperlihatkan tingkat dan latar-belakang pendidikan formal yang heterogin, karena jumlah Pustakawan (pejabat fungsional Pustakawan) di Indonesia yang hanya berjumlah 2.867 orang tersebut, lebih dari  sepertiganya adalah Pustakawan inpassing.
“Kondisi tersebut perlu segera di atasi, meskipun hasilnya memerlukan waktu lama atau berjangka panjang, yaitu melalui program pendidikan lanjutan secara formal dan pelatihan, guna meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya tenaga perpustakaan, di samping pembinaannya secara internal.”
Berdasarkan definisi dari Hernandono tersebut dapat disimpulkan bahwa sejak pemberlakukan “Kepmenpan No. 18 Tahun 1988 tentang Jabatan Fungsional Pustakawan” telah terbuka peluang bagi para pegawai yang tidak berlatar belakang pendidikan formal IP&I untuk menjadi pustakawan.
II. Kepmenpan No. 132 Tahun 2002 tentang Jabatan Fungsional Pustakawan.
Bagian Ketentuan Umum Kepmenpan ini memuat dua ketentuan mengenai latar belakang pendidikan untuk menjadi pustakawan, yakni:
“Pustakawan tingkat terampil adalah Pustakawan yang memiliki dasar pendidikan untuk pengangkatan pertama kali serendah-rendahnya Diploma II Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi atau Diploma bidang lain yang disetarakan” (Pasal 1, No. 4).
“Pustakawan tingkat ahli adalah Pustakawan yang memiliki dasar pendidikan untuk pengangkatan pertama kali serendah-rendahnya Sarjana Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi atau Sarjana bidang lain yang disetarakan” (Pasal 1, No. 5).
Dengan demikian, Kepmenpan ini membuka peluang bagi para pegawai negeri sipil dengan latar belakang pendidikan bukan IP&I untuk menduduki jabatan fungsional sebagai pustakawan melalui apa yang disebut dengan istilah “penyetaraan”.
III. Undang-Undang 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan.
Peluang bagi pegawai yang hendak menjadi pustakawan kendati tidak berlatar belakang pendidikan IP&I juga disahkan dalam Undang-Undang Perpustakaan. Peluang tersebut tersurat dalam ketentuan umum sebagai berikut:
“Pustakawan adalah seseorang yang memiliki kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan dan/atau pelatihan kepustakawanan (cetak tebal oleh penulis) serta mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan” (Pasal 1, No. 8).
Kendati belum ada Peraturan Pemerintah (PP) untuk Undang-Undang ini, yang mana salah satu PP untuk UU Perpustakaan ini akan mengatur tentang “Standar Tenaga Perpustakaan”, Abdul Rahman Saleh (Pustakawan Utama Perpustakaan IPB) dalam artikelnya (dipublikasikan pada 26 Mei 2010) yang berjudul “Persoalan-persoalan Kepustakawanan Sebagai Konsekuensi Terbitnya UU 43 tahun 2007″ mensinyalir bahwa draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) untuk UU Perpustakaan sudah mencapai tahap akhir. Saleh menambahkan bahwa RPP tersebut memuat ketentuan bahwa gerbang masuk kepada profesi Pustakawan dimulai dari tingkat Sarjana (Sarjana Perpustakaan ataupun Sarjana bidang lain ditambah pendidikan perpustakaan).
http://rahman.staff.ipb.ac.id/2010/05/26/persoalan-persoalan-kepustakawanan-sebagai-konsekuensi-terbitnya-uu-43-tahun-2007/
Sinyalemen Saleh tersebut dapat menjadi rujukan sementara bahwa pedoman operasional UU Perpustakaan masih akan memuat ketentuan tentang peluang menjadi pustakawan bagi pegawai tanpa pendidikan formal IP&I.
Kembali ke isi UU Perpustakaan, saya hendak sedikit mengupas beberapa bagian UU ini yang mengatur tentang pendidikan untuk pustakawan, yakni Pasal 33 ayat 1, 2, dan 3 UU Perpustakaan yang berbunyi sbb:
(1) Pendidikan untuk pembinaan dan pengembangan tenaga perpustakaan merupakan tanggung jawab penyelenggara perpustakaan.
(2) Pendidikan untuk pembinaan dan pengembangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan melalui pendidikan formal dan/atau nonformal.
(3) Pendidikan untuk pembinaan dan pengembangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan melalui kerja sama Perpustakaan Nasional, perpustakaan umum provinsi, dan/atau perpustakaan umum kabupaten/kota dengan organisasi profesi, atau dengan lembaga pendidikan dan pelatihan.
Saya khusus ingin menyoroti ayat 2 dan 3 tentang jenis pendidikan dan penyelenggara pendidikan tersebut dengan cara mengaitkannya dengan ketentuan tentang “pendidikan formal” dan “pendidikan nonformal” yang diatur dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
UU 20/2003 Tentang Sisdiknas memuat batasan-batasan untuk istilah pendidikan formal dan nonformal, yakni:
“Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi” (Pasal 1, No. 11).
“Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang” (Pasal 1, No. 12).
Pasal 26, ayat 2, UU 20/2003 memuat penjelasan bahwa pendidikan nonformal berfungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional. Salah satu jenis pendidikan nonformal, sebagaimana dimuat dalam ayat 3 untuk pasal yang sama, adalah “pendidikan kesetaraan”.
Perihal kesetaraan tersebut makin diperjelas dalam ayat 6 yang berbunyi:
“Hasil pendidikan nonformal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan.”
Maka jelaslah bahwa melalui jalur pendidikan nonformal dan penyetaraan inilah para pegawai tak berlatar belakang pendidikan IP&I dapat menjadi menjadi pustakawan.
Penyelenggara pendidikan nonformal yang bersinonim dengan pelatihan untuk penyetaraan tersebut adalah “Pusat Pendidikan dan Pelatihan” yang adalah bagian dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI).
http://pusdiklat.pnri.go.id/
IV. Permendiknas 25/2008 Tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah.
Saya masih ingin mengaitkan antara rujukan hukum untuk bidang perpustakaan dengan pendidikan, yang mana fokusnya adalah perpustakaan sekolah.
Permendiknas 25/2008 memuat ketentuan perihal kualifikasi untuk “Kepala Perpustakaan” serta “Tenaga Perpustakaan” untuk
Sekolah/Madrasah. Regulasi ini memuat ketentuan bahwa untuk menjabat sebagai Kepala Perpustakaan, apabila ia adalah seseorang yang meniti karier melalui Jalur Pendidik (baca: sebagai guru), maka ia harus berkualifikasi serendah-rendahnya Diploma Empat (D4) atau Sarjana (S1).
Tidak ketentuan tentang IP&I. Dengan demikian, seorang guru, dari latar belakang pendidikan (D4 maupun S1) apapun dapat menjadi Kepala Perpustakaan Sekolah/Madrasah, dengan catatan tambahan ia harus telah menjalani masa kerja minimal tiga tahun serta harus memiliki sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan sekolah/madrasah dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah.
Kepala Perpustakaan Sekolah/Madrasah juga dapat dijabat oleh pegawai yang meniti karier melalui Jalur Tenaga Kependidikan. Sebagaimana diatur dalam UU 20/2003 tentang Sisdiknas, “Tenaga Kependidikan” meliputi pengelola satuan pendidikan, penilik, pamong belajar, pengawas, peneliti, pengembang, pustakawan, laboran, dan teknisi sumber belajar. Mereka yang masuk kategori ini dapat menjadi Kepala Perpustakaan dengan syarat-syarat:
1. Berkualifikasi diploma dua (D2) Ilmu Perpustakaan dan Informasi bagi pustakawan dengan masa kerja minimal 4 tahun; atau;
2. Berkualifikasi diploma dua (D2) non-Ilmu Perpustakaan dan Informasi dengan sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan sekolah/madrasah dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah dengan masa kerja minimal 4 tahun di perpustakaan sekolah/madrasah.
Dua ketentuan tersebut jelas-jelas membuka peluang bagi mereka yang tak berlatar belakang pendidikan formal IP&I untuk menjadi Kepala Perpustakaan Sekolah/Madrasah.
Terakhir, Permendiknas 25/2008 mengatur tentang “Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah” yang berkualifikasi lulusan SMA atau yang sederajat dan bersertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan sekolah/madrasah dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah.
***
Penelusuran atas kebijakan-kebijakan pemerintah terkait profesi pustakawan menunjukkan bahwa pemerintah memang membuka peluang bagi orang-orang yang tak berpendidikan formal IP&I untuk menjadi pustakawan. Menurut saya, landasan-landasan hukum serta implementasi atas regulasi-regulasi itulah yang membangun persepsi/keyakinan di tengah masyarakat dan birokrasi bahwa profesi pustakawan bukanlah suatu profesi khusus yang mensyaratkan seseorang harus berpendidikan formal IP&I. Dus, profesi pustakawan menjadi sebuah arena yang terbuka bagi siapapun yang berlatar belakang pendidikan formal non-IP&I, kemudian menempuh pendidikan nonformal di bidang perpustakaan. Jadilah ia “Sang Pustakawan” itu.

Sabtu, 21 Juli 2012

MENUMBUHKAN RASA CINTA PERPUSTAKAAN PADA GENERASI PRAGMATIS : KETIKA IMBALAN BERKATA BANYAK


Penulis: Tanti Kosmiyati Kostaman (Yogyakarta)

Kemajuan jaman telah membuat masyarakat Indonesia sekarang ini menjadi pragmatis, dimana mereka menjadi sangat efisien dan berorientasi pada keuntungan pribadi. Sekarang, individu enggan melakukan sesuatu jika hal itu tidak memberikan keuntungan maksimal baginya.
Dalam konteks tersebut, mengunjungi perpustakaan kini dipandang sebagai hal yang tidak praktis, sehingga perlahan-lahan praktek tersebut ditinggalkan. Karena sekarang ini sudah ada banyak hal yang bisa menggantikan fungsi perpustakaan dalam kehidupan sehari-hari, yang jauh lebih praktis. Misalnya untuk hiburan. Daripada jauh-jauh ke perpustakaan untuk membaca, ada televisi yang siap memberikan hiburan selama 24 jam. Atau jika membutuhkan suatu informasi, daripada jauh-jauh membongkar buku-buku di perpustakaan, ada internet yang bisa memberikan jutaan informasi dengan sekali ketik.
Padahal, perpustakaan masih mengandung segudang manfaat, yang sayang jika disia-siakan. Menonton film dan membaca buku adalah dua hal yang berbeda, meski esensinya sama-sama memberi hiburan. Pun mengenai informasi, internet tidak selalu bisa memberikan apa yang bisa diberikan buku-buku di perpustakaan.
Kita memang tidak bisa menghentikan perubahan masyarakat. Kemunculan media baru tentunya memberikan banyak manfaat. Namun, alangkah baiknya jika kita bisa membuat masyarakat tetap memelihara nilai-nilai lama, meskipun mereka juga telah melangkah ke dunia yang baru. Menonton televisi dan membaca buku di perpustakaan adalah hal yang bisa sama-sama dilakukan. Dalam hal pencarian informasi pun, internet dan perpustakaan bisa saling melengkapi sehingga sumber dan ragam informasinya bisa menjadi lebih dalam dan kaya.
Kondisi tersebut bukan hal yang tidak mungkin. Asal bisa mencari cara yang tepat, maka kita bisa menumbuhkan kembali kecintaan terhadap perpustakaan pada masyarakat yang telah menjadi semakin pragmatis ini. Yang diperlukan adalah perlakuan yang tepat. Dalam tulisan ini, sistem imbalan diasumsikan sebagai solusi yang tepat dalam usaha tersebut.
I.   Permasalahan
Dalam artikel ini, permasalahan yang diangkat adalah metode seperti apa yang cocok untuk menumbuhkan kembali rasa cinta perpustakaan pada masyarakat yang kini bersifat pragmatis. Metode tersebut harus tepat mengenai sasaran, sehingga tidak sia-sia setelah dilaksanakan.
II.  Tujuan
Tujuan ditulisnya artikel ini adalah sebagai masukan dalam upaya peningkatan kualitas perpustakaan, sehingga tempat tersebut akan kembali menjadi sumber utama masyarakat dalam mencari informasi dan hiburan dalam kehidupan sehari-hari.
III.  Landasan Teori
Teori tindakan ekonomi adalah teori yang menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk ekonomis yang selalu berusaha mengeluarkan usaha sesedikit mungkin untuk hasil yang maksimal (ruangguruips.blogspot.com).
Sistem imbalan yang memiliki istilah lain kondisioning operan dikemukakan oleh B.F Skinner, seorang psikolog Amerika. Ia berpendapat bahwa manusia akan cenderung mengulangi perilakunya jika mendapat imbalan yang positif, dan tidak akan mengulangi perilaku yang membuatnya mendapatkan respon yang negatif (Santrock, 2005). Teori sederhana ini telah banyak diaplikasikan terhadap berbagai macam perilaku dan sikap masyarakat dewasa ini.
 IV.           Pembahasan
1. Masyarakat yang pragmatis
Sudah menjadi bawaan manusia untuk selalu mengaplikasikan prinsip opportunity cost: mengeluarkan usaha sesedikit mungkin untuk mendapat hasil yang maksimal. Kemajuan teknologi mempermudah usaha tersebut: sekarang, bermunculan aneka media praktis yang membuat manusia bisa mendapatkan apa yang diinginkannya dengan mudah.
Hal inilah yang membuat perpustakaan sekarang mulai kehilangan tempat. Apa yang bisa diberikan perpustakaan, seperti hiburan dan informasi, bisa diberikan oleh media lain yang lebih mudah diakses dan lebih praktis. Masyarakat yang cenderung memilih media yang lebih menguntungkan, tentunya tidak akan memprioritaskan perpustakaan sebagai pilihan utama mereka.
Tetapi, tidak berarti masyarakat akan seratus persen kehilangan minat terhadap perpustakaan. Jika mengunjungi perpustakaan bisa memberikan sesuatu bagi mereka, sesuatu yang tidak akan didapat dari tempat lain, tentunya mereka akan mau kembali ke perpustakaan.
Yang mengejutkan, jika kita menilik keadaan di luar negri, ternyata kelangsungan hidup perpustakaan masih berjalan dengan lancar. Padahal, masyarakat disana pun tidak kalah pragmatis dengan masyarakat Indonesia. Apa yang membuat kondisinya berbeda? Pengelolaan yang profesional, yang juga mempertimbangkan sifat pragmatis masyarakat tersebut,  serta menyisipkan prinsip imbalan dalam sistem mereka.
2. Perpustakaan dan sistem imbalan
Yang dimaksud dengan imbalan, tidak berarti harus berupa hadiah langsung. Tetapi, imbalan tersebut bisa dalam berbagai macam bentuk. Yang penting adalah, kita bisa membuat pengunjung perpustakaan merasa mendapatkan sesuatu yang ‘lebih’, suatu hadiah yang tidak dia dapat jika berkunjung ke tempat lain. Tentunya, imbalan ini juga mesti disesuaikan dengan karakteristik pengunjung: anak-anak akan tertarik pada imbalan yang berbeda dengan orang dewasa.
Sebagai contoh konkretnya, untuk anak-anak, imbalan yang bisa diberikan dibuat hari-hari khusus dimana petugas perpustakaan akan membacakan buku bagi anak-anak, dan dalam acara tersebut akan diadakan kuis dan pembagian hadiah. Memang nantinya niat anak-anak itu tidak murni untuk membaca, tapi yang penting niat untuk datang ke perpustakaan terbangun dulu. Imbalan lainnya bisa berupa pemberian hadiah bagi pengunjung anak-anak yang telah meminjam sampai sepuluh kali. Inilah yang membuat perpustakaan menjadi berbeda dengan televisi, yang tidak akan memberikan hadiah apapun meskipun mereka menontonnya berkali-kali.
Bagi remaja, bisa diadakan kontes meresensi buku perpustakaan. Ini akan merangsang kreatifitas mereka, dan membuat mereka semakin sering mencari buku-buku bermutu di perpustakaan. Kontes yang dibuat dengan hadiah menarik, pasti akan menarik minat remaja, sehingga mereka mau menghabiskan sebagian waktu bergaulnya di perpustakaan.
Cara lainnya adalah dengan mengubah imej perpustakaan. Entah mengapa ada imej bahwa perpustakaan adalah tempat bagi orang yang kurang gaul, bisanya hanya belajar. Ini membuat banyak remaja enggan menginjakkan kaki di perpustakaan, sesuai dengan prinsip kondisioning operan juga: Jika mereka menginjakkan kaki di perpustakaan, mereka akan mendapat cap ‘kuper’, sebuah hukuman yang tidak menyenangkan.
Maka, kita bisa membuat perpustakaan menjadi sebuah tempat yang keren menurut parameter remaja: Desain yang modern, koleksi buku yang lengkap, ruang baca yang nyaman, mading dan papan informasi yang up to date, bahkan bisa dibuat kafe untuk pengunjung yang merasa haus dan lapar setelah membaca. Itu bisa menghilangkan kesan suram dari perpustakaan, sehingga hilanglah halangan bagi remaja untuk masuk ke dalamnya.
Bagi orang dewasa, bisa dibuat klub membaca yang memungkinkan para pengunjung saling bertukar pikiran tentang buku yang mereka baca. Ini adalah imbalan yang tidak bisa mereka dapat dari tempat lain: Di klub baca perpustakaan, mereka akan bertemu orang-orang dengan minat yang sama, yang membicarakan hal yang sama. Tempat yang tepat untuk mengistirahatkan diri dari penatnya pekerjaan.
Imbalan lain yang bisa diberikan perpustakaan adalah temu penulis. Sekarang ini semakin banyak penulis bermutu muncul dan menjadi idola masyarakat, dari mulai anak kecil hingga orang dewasa. Meskipun telah membaca bukunya, tentu sebagai penggemar, mereka tidak akan melewatkan kesempatan bertemu dengan penulis idolanya di perpustakaan. Ketika perjumpaan terjadi, akan tercipta kesan yang baik tentang perpustakaan: tempat dimana kita bisa berada dalam satu dunia dengan penulis kesukaan. Maka, akan timbul rasa untuk kembali lagi mengunjungi perpustakaan.
Bukan hanya kegiatan yang bisa menjadi imbalan daya tarik bagi masyarakat. Desain ruangan pun bisa membuat pengunjung merasa mendapatkan ‘sesuatu’ dari perpustakaan. Maka, desain perpustakaan mestilah dibuat senyaman mungkin, agar pengunjung mau mengulangi kunjungannya. Jika mendapatkan lingkungan yang tidak nyaman, maka prinsip kondisioning operan juga berlaku: orang akan cenderung untuk meninggalkan perilaku tersebut.
V.    Kesimpulan
Kita masih bisa menumbuhkan kembali rasa cinta perpustakaan pada masyarakat yang pragmatis, asalkan mau menyesuaikan metodenya dengan karakteristik mereka. Pada masyarakat dengan karakteristik seperti itu, maka sistem imbalan bisa menjadi solusi. Dengan sistem tersebut, diharapkan masyarakat akan mau mengunjungi perpustakaan berkali-kali setelah mereka mendapatkan imbalan yang tidak bisa mereka dapat dari tempat lain. Bentuk imbalan tersebut mesti berbeda-beda sesuai dengan usia dan karakteristik pengunjung.
VI.  Saran
Kita mesti bisa menjadi lebih kreatif dalam mencari jenis-jenis imbalan yang sesuai dengan kebutuhan dan minat masyarakat. Imbalan yang tidak berubah dan itu-itu saja juga akhirnya akan membuat masyarakat menjadi bosan. Jadi, sistem imbalan tersebut mestilah kreatif dan mengikuti dinamika perubahan masyarakat.
VII.  Referensi
Santrock, J.W. 2005. Psychology. New York: Mc.Graw Hill.
Sja’roni, M. Anshor. 2008. Tindakan, Motif, dan Prinsip Ekonomi. http://ruangguruips.blogspot.com/2008/02/tindakan-ekonomi -berdasarkan-motif-dan.html. Diakses pada 28 September 2009.

Sabtu, 07 Juli 2012

Ayam Bakar Kemiri

Bumbu kemiri yang gurih-gurih wangi membuat ayam ini jadi spesial. Aroma bakar yang wangipun menambah sedap. Nikmati dengan sambal bajak, dengan plus sayuran segar. Santap sahurpun bakal jadi mantap!
Bahan:
1 ekor ayam, potong-potong
1 batang serai, memarkan
1 lembar daun jeruk
1 lembar daun salam
300 ml air
Haluskan:
6 siung bawang putih
3 butir bawang merah
3 butir kemiri
1 cm lengkuas
2 cm kunyit
20 g gula merah
1 sdt garam

Cara membuat:

-Taruh ayam dalam panci bersama bumbu.
-Beri serai, daun jeruk, daun salam dan air.
-Masak dengan api sedang hingga ayam lunak dan kuah habis.
-Tiriskan ayam.
-Bakar ayam di atas bara api hingga matang. Tiriskan.
Untuk 6 orang (detikfood)

BAKSO MIE


Bahan-Bahan
½ kilogram daging cincang
3 ulas bawang putih dan dihiris
50 gram tepung sagu
1 sudu teh garam atau secukup rasa
1 biji putih telur

Sediakan
1 mangkuk besar air mendidih
1 mangkuk air sejuk/air ais

Cara Penyediaan Bakso
1. Campur kesemua bahan dengan menggunakan tangan dan senduk sampai mesra dan tidak melekat.
2. Basahkan tangan dengan air, ambil campuran daging dengan tangan dan genggam dan keluarkan melalui celah jari telunjuk dan ibu jari.
3. Bulatkan bakso dengan sendok dan celupkan ke air panas mendidih sehingga terapung.
4. Pindahkan bakso yang terapung ke dalam air ais selama 5 minit. Lakukan sehingga selesai.

Kuah Bakso
1. Sediakan air rebusan daging.
2. Tambahkan garam, merica, dan gula secukup rasa.
3. Setelah mendidih masukkan bakso tadi dan masak sebentar lagi.

Cara Sajian
1. Sediakan mangkuk berisi mee kuning atau bihun yang sudah direbus.
2. tuang kuah sup dan baksonya, tabur potongan daun seleri dan bawang merah goreng.

Sabtu, 26 Mei 2012

Ciri-ciri Madu Asli

Bagaimana cara kita membedakan madu asli yang dijual dipasaran?
Oleh karena itu kita harus tahu  ciri-ciri madu asli pada umumnya. Karena hampir sulit diketahui madu asli atau palsu dipasaran. Terus, cara kita mengetahuinya secara umumnya. Gampang kok..
  1. Siapkan 1 batang korek yang sudah mati.
  2. Teteskan madu sedikit saja ( 1 tetes ) ke ujung batang korek yang jadi arang tersebut.
  3. Tunggu selama 5 menit.
  4. Biarkan madu tersebut meresap ke batang korek tersebut.
  5. Jika madu tersebut menempel pada ujung batang korek dan tidak meresap berart madu tersebut madu asli atau madu murni.
  6. Jika madu tersebut meresap pada ujung bajang korek, maka madu tersebut palsu.
  7. Dan jika madu tersebut asli, korek tersebut bisa dinyalakan.
Itu sob trik mudah cara membedakan antara madu asli atau palsu. Ngomong-ngomong atau by the way  ada cara lain tidak selain cara tersebut?
Ada sob..
ciri-ciri madu asli
Sebetulnya ada cara lain selain cara diatas, dan menurut para ahli sebagai berikut sob :
Secara sederhana, madu asli dan palsu dapat dibedakan dengan melihat ciri khas fisis madu asli sebagai berikut :
  1. Cara pertama siapkan madu sedikit saja dan selembar kertas, terus teteskan madu pada selembar kertas. Madu palsu akan mudah terserap kertas karena kandungan airnya tinggi.
  2. Cara kedua, cara kedua ini biasanya dilakukan oleh para penjual madu di saat pameran atau pada saat event-event tertentu, yaitu dengan mengocoknya. Madu asli akan membentuk gas atau uap air jika dikocok.
  3. Cara ketiga, dituang ke wadah berisi air. Madu asli akan langsung jatuh ke dasar wadah, sedangkan madu palsu cenderung akan menyebar.
Itu adalah cara simpel sob… membedakan ciri-ciri madu asli dan palsu. Dan berikut ini ada informasi tambahan tentang ciri-ciri madu asli dan palsu :
Madu asli yang beredar di Indonesia umumnya dihasilkan dari tiga jenis lebah; apis dorsata (lebah hutan), apis mellifera (lebah unggul) dan apis cerana (lebah lokal) yang ada di atas atap rumah. Dari segi kualitas, madu hutan (madu organik) berwarna hitam pekat lebih baik daripada madu yang di budidaya.
Sayangnya, masyarakat Indonesia sudah terbiasa konsumsi madu budidaya berwarna coklat cerah. Akibatnya, madu hutan dianggap sebagai madu palsu. Banyak orang penasaran untuk membedakan madu asli yang dihasilkan lebah pencari makan di alam bebas dari madu palsu (sirup gula, misalnya).
Disinyalir, peredaran madu palsu di Indonesia sangat tinggi. Uji coba madu asli atau palsu lewat aroma, semut yang mengerubuti, kekentalan jika diteteskan pada debu, belum jadi jaminan keaslian sebuah produk madu.

Berbagai sumber.

Jumat, 18 Mei 2012

Tips Membangkitkan Semangat, Menghalau Perasaan Buruk

Perasaan buruk bukan hanya membuat pandangan jadi suram, tapi juga menurunkan fungsi imun, membuka jalan untuk penyakit. Berikut saran untuk membangkitkan semangat dan meningkatkan kesehatan.
  • Terapi Tertawa
pelopor terapi tertawa Norman Cousin, ternyata mempunyai obat mujarab. Riset menemukan, tawa dan kebahagian meningkatkan fungsi imun, terutama produksi sel-sel pembunuh ilmiah yang membantu tubuh mencegah penyakit dan kanker. Tawa melepasakan Endorphins, senyawa yang menimbulkan rasa sejahtera, di otak. Tak heran jika orang bahagia lebih panjang umur dan hidup lebih sehat. Baca komik favorit anda, nonton komedi favorit, dan tertawa.
  • Asam Amino Untuk Memulihkan Pikiran
jika terjadi ketidakseimsbangan atau defisiensi menciptakan perasaan buruk, orang - orang eropa menggunakan suplemen senyawa alamiah yang ditemukan dalam sel- sel manusia untuk mengatur perasaan dan memulihkan kesehatan pikiran. SAMe (S-adenosyl-L-methionine) dihasilkan dari methionine , sejenis asam amino yang berperan penting dalam produksi neurotransmitter yang membangkitkan semangat seperti serotonin dan dopamine.
sebuah studi menunjukkan, SAMe efektif untuk pasien yang gagal dengan antidepressant konvensional. untuk meningkatkan peningkatan dari SAMe, minum suplemen dikombinasi dengan vitami B6 dan B12. seperti biasa, sebelum minum suplemen baru apaun, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter anda.
  • Terapi Sentuhan
sentuhan manuasia meningkatkan produksi endhorphin, hormo pertumbuhan dan DHEA. semuanya memperpanjang umur dan menurunkan efek negatif stess. studi - studi menemukan, pasien yng secara teratur disentuh lebih cepat sembuh dibanding yang tidak di sentuh. Jadi, rangkul perasaan anda dan rasakan perasaan Anda membaik.
  • Tingkatkan Hormon Muda
tak perlu pil untuk membanjiri tubuh dengan hormon. Pertumbuhan yang meremajakan. riset menemukan, jongkok dan menekan kaki secara lembut meningkatkan produksi hormon pertumbuhan. Meningkatkan hormon pertumbuhan membangkitkan semangat dan khasiat fisik lainnya. tingkatkan dengan latihan beban, menekuk lutut, push up, dan mendayung.
  • Pernafasan Yang Baik
bernafas secara baik penting untuk mengeluarkan toksin dan sampah dari tubuh. Menurut pekiraan kita hanya mengeluarkan sekitar 30 % toksin di dalam tubuh lawan perut dan kandung kemih. Sisanya semua lewat pernafasan. Bernafas juga baik untuk menjernihkan pikiran, meningkatkan energi dan memperbaiki perasaan, latihan pernafasan dalam, perlahan, dan ritmik dengan taichi, yoga, qigong, dan meditasi.
  • Hirup kebahagiaan
http://www.puchachacha.blog.friendster.com/riset menunjukkan, aroma berefek pada tubuh dan fikiran. menstimulir syaraf olfactori di dalam hidung mengaktifkan system LIMBIC otak yang terkait dengan peraasan dan ingatan. Konsep ini melahirkan aromatherapy yang mengunakan kekuatan tumbuhan dengan aroma kuat. Contohnya menggunakan minyak esssensial.

Rabu, 09 Mei 2012

Makna Warna


Warna memengaruhi kenyamanan lingkungan dan mood. Warna yang kita kenakan sehari-hari memengaruhi pandangan orang lain terhadap kita. Berikut ini sejumlah karakter warna :

Merah
Sifat merah memberi stimulasi dan dominan. Erat kaitannya dengan sifat hangat serta kemakmuran, tetapi juga menggambarkan kemarahan, malu dan kebencian. Untuk ruangan, merah mengurangi ukuran, tetapi memperbesar ukuran objek. Warna ini bagus sebagai aksen.
Tak cocok: ruang makan, kamar tidur anak-anak, dapur, dan ruang kerja.

Kuning
Erat dengan pencerahan dan intelektualitas. Sifatnya menstimulasi otak dan membantu pencernaan. Sifat positifnya adalah optimisme, akal, dan ketegasan. Sifat negatifnya, berlebihan dan kekakuan.
Cocok: pintu masuk rumah dan dapur.
Tak cocok: ruang meditasi dan kamar mandi.

Hijau
Simbol pertumbuhan, kesuburan, dan harmoni. Hijau adalah warna menenangkan dan menyegarkan. Sifat positifnya, optimisme, kebebasan, dan keseimbangan. Sifat negatifnya, iri hati dan kebohongan.
Cocok: ruang terapi dan kamar mandi.
Tak cocok: ruang keluarga, ruang bermain, dan ruang belajar.

Biru
Damai dan menyejukkan. Biru juga terkait dengan spiritualitas, kontemplasi, misteri, dan kesabaran. Asosiasi positifnya, rasa percaya dan stabilitas. Sifat negatifnya, curiga dan melankolis. Biru memberi kesan luas pada ruangan.
Cocok: ruang meditasi, ruang tidur, dan ruang terapi.
Tak cocok: ruang keluarga, ruang makan, dan ruang kerja.

Putih
Simbol awal baru, kemurnian dan kesucian. Kualitas positifnya, bersih dan segar. Sifat negatifnya, dingin dan tanpa kehidupan.
Cocok: kamar mandi dan dapur.
Tak cocok: kamar anak-anak dan ruang makan.

Hitam
Misterius dan independen adalah sifat hitam. Positifnya, daya tarik dan kekuatan. Sifat negatinya, kematian, kegelapan, dan kuasa jahat.
Cocok: kamar remaja dan kamar tidur.
Tak cocok: kamar kerja, kamar anak-anak, dan ruang keluarga.

Cokelat
Warna cokelat menggambarkan stabilitas dan bobot. Sifat positifnya kestabilan dan keanggunan, sedangkan sifat negatifnya depresi dan penuaan.
Cocok: kamar kerja
Tak cocok: kamar tidur.

Sumber: Gaya Hidup Sehat

Rabu, 25 April 2012

LOWONGAN KERJA ONLINE INPUT DATA



1.         Kerja System Online
2.         Penawaran Bonus Gaji Pokok 2 Juta/Bulannya
3.         Pekerjaan Hanya Mengumpulkan dan Menginput Data yang disediakan program Secara Online,  Per-Input dapat  komisi  Rp. 10.000, - Bila Sehari Kamu Sanggup Menginput 50 Data Maka Gaji  Anda 10RbX50Data=500Rb  Rupiah/Hari. Dalam 1 Bulan   500RbX30Hari=15Juta/Bulan.
4.         Untuk Semua Golongan Individu Pelajar/Mahasiswa/Karyawan/Siapa saja Yang Memiliki Koneksi  Internet, Dapat  Dikerjakan   dirumah/diwarnet.
5.         Mendapatkan Gaji 200Rb Didepan Setelah Pendaftaran Untuk Semangat Kerja Pertama Kamu.
Cara Pendaftaran : silakan klik blog  dibawah ini


Maka Demo dan Konsep kerjanya selengkapnya langsung kami kirimkan ke alamat web tersebut

Saya sudah membuktikan sendiri, berikut saya tampilkan printscreen transferan gaji pertama saya di bulan Maret 2012 hasil dari kerja paruh waktu tersebut. Alhamdulillah, lumayan... ^_^


Sabtu, 09 April 2011

CARA DOWNLOAD YOUTUBE

Cara Download Youtube video di internet dapat dilakukan dengan banyak cara. Dan pada kesempatan ini saya akan mengulas beberapa diantaranya. Teknik ini saya share hanya sebagai pengetahuan saja, karena pada dasarnya mendownload video youtube adalah melanggar Terms of Service (ketentuan) dari Youtube.

“You may access User Submissions for your information and personal use solely as intended through the provided functionality of the YouTube Website. You shall not copy or download any User Submission unless you see a “download” or similar link displayed by YouTube on the YouTube Website for that User Submission.”

Meskipun demikian, kenyataanya orang-orang masih suka download video dari yooutube. Untuk tujuan itu silahkan disimak infonya berikut ini :

Cara download youtube super mudah :

Cara yang akan saya share kali ini benar-benar sangat mudah dan dijamin tidak bingung. Yaitu dengan memanfaatkan free software Youtube Downloader. Klik di sini untuk mendownload softwarenya Youtube Downloader. Setelah file terdownload sempurna, kemudian install. Berikut ini aku kasih contoh screenshot bagaimana cara menggunakannya.

Buka video di youtube.com temukan url videoya, biasanya terletak di tombol share. Misal http://www.youtube.com/watch?v=wgg8fwbdM-A


















Tinggal kopikan saja url yang kita dapatkan tadi di tempat yang disediakan dan pilih format yang kita inginkan apakah AVI, Mpeg atau 3GP. Lihat contoh gambarnya :


















Klik start dan tunggu sampai prosesnya selesai 100%. Video pun dapat kita temukan di folder yang kita pilih untuk menyimpan hasil download. Seperti contoh di atas, saya menyimpannya di D:. Gampang, bukan?




dikutip dari http://www.idafazz.com/cara-download-youtube-video-dengan-cepat.php

Minggu, 03 April 2011

WIDARAN / BIDARAN KEJU


Bahan:
250 g tepung kanji/sagu tani
2 butir telur, kocok sebentar menggunakan garpu
50 ml air/ santan cair/susu tawar cair
40 g keju cheddar/edam, parut halus
1/4 sdt garam halus
minyak untuk menggoreng.
Cara Membuat:
1. Campur tepung kanji, keju parut dan garam. Aduk rata.
2. Masukan telur dan air sedikit demi sedikit sambil di uleni hingga terbentuk adonan yang bisa dipulung.
3. Ambil sejumput adonan, bentuk menggunakan kedua telapak tangan hingga berbentuk bulat panjang. Tampung hasilnya di dalam wajan berisi minyak dingin.
4. Panaskan minyak berisi adonan yang sudah dibentuk. Goreng hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat, tiriskan. Simpan dalam stoples/wadah kedap udara.
Untuk 300 g

Tips:
Jangan pernah menggoreng kue ini langsung ke dalam minyak panas. Kue akan meletus dan bentuknya menjadi tidak bagus. Goreng dalam minyak dingin. Untuk variasi rasa, kue widaran keju bisa di besta/dilapisi dengan gula pasir yang di panaskan hingga mengentak/semrambut.

Rabu, 30 Maret 2011

PENGANTAR ILMU PERPUSTAKAAN

PENGANTAR
Perpustakaan berasal dari kata dasar pustaka. Pustaka berarti buku, juga menimbulkan istilah turunan lain seperti bahan pustaka, pustakawan, kepustakawanan, kepustakaan dan ilmu perpustakaan.

Dalam perkembangannya tumbuh pranata lain yang kegiatannya mirip, bahkan tumpang tindih dengan perpustakaan, antara lain dokumentasi dan arsip. Meskipun berdiri sendiri tetapi saling menunjang.

Modul 1
Pengertian Perpustakaan

KEGIATAN BELAJAR 1 DEFINISI PERPUSTAKAAN
A. Definisi Buku
  • Umum
=> Buku merupakan sekumpulan bahan yang terbuat dari kertas atau bahan lain berisi halaman tertulis atau tercetak. Semua lembaran dijadikan satu sehingga dapat dibuka satu persatu (definisi ini tidak memberikan batasan jumlah halaman).
  • UNESCO
=> Buku harus memiliki sekurang-kurangnya 48 halaman, tidak termasuk halaman kulit, maupun halaman judulnya. Jika kurang dari 48 halaman berarti tidak bisa dikatakan sebagai buku, tetapi lazim disebut brosur, pamplet, katalog.
  • Kitab Suci
=> Apakah bisa dikatakan sebagai buku, secara fisik ya hanya saja istilahnya lebih kitab lebih mengarah kepada kitab suci, wahyu Tuhan yang dibukukan . Sedangkan istilah buku mengarah pada arti umum.
  •  Arti Sempit
=> Buku ialah kumpulan kertas atau bahan sejenis berisi tulisan atau cetakan, dijilid menjadi satu sehingga mudah dibuka setiap bagian, berjumlah sedikit-dikitnya 48 halaman tidak termasuk sampul.
  •  Arti Luas
=> Dalam arti luas, buku mencakup pula kertas atau bahan lain yang berisi hasil tulisan atau cetakan, jumlahnya tidak terbatas pada 48 halaman. Dalam arti luas juga mencakup surat kabar, majalah, laporan, skripsi, pamplet prosiding, manuskrip, atau naskah, lembaran musik, peta, atlas, berbagai jenis audiovisual seperti kaset, piringan hitam, video, dan berbagai bentuk mikro (mikrofilm dan mkrolegram/microopaque), globe, juga tulisan atau huruf yang disimpan pada media elektronik seperti disket, pita magnetis, dan sejenisnya.

B. Definisi Perpustakaan
=> merupakan sebuah ruangan, bagian dari sebuah gedung ataupun gedung tersendiri yang digunakan untuk menyimpan buku serta terbitan lainnya. Bahan-bahan pustaka itu disimpan menurut tata susunan tertentu untuk kepentingan pembaca.

Menurut IFLA (International Federation of Library Association and Institutions).
  • Perpustakaan merupakan kumpulan bahan tercetak dan non cetak dan atau sumber informasi dalam komputer yang disusun secara sistematis untuk kepentingan pemakai.
C. Definisi Pustakawan

  • Menurut IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia)
=> Orang yang memberikan dan melaksanakan kegiatan perpustakaan dalam usaha pemberian layanan/jasa kepada masyarakat sesuai dengan msi yang diemban oleh badan induknya berdasarkan ilmu perpustakaan, dokumentasi dan informasi yang diperolehnya melalui pendidikan.

  • Menurut MenPAN disusul dengan Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara :
=> Pendidikan minimal D2 ke atas. (D2 dalam bidang Ilmu Perpustakaan)

D. Kepustakawanan /librarianship
 Penerapan ilmu perpustakaan dalam hal pengadaan, pengolahan, pendayagunaan, dan penyebaran bahan perpustakaan di perpustakaan, serta perluasan jasa perpustakaan.

E. Fungsi Perpustakaan
1. Penyimpanan
1. Undang-undang Deposit
  • Undang-undang yang mewajibkan setiap penerbit dan pencetak mengirimkan contoh terbitan dan cetakannya pada perpustakaan nasional dan perpustakaan lainnya yang ditunjuk. (Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990, tentang serah simpan karya cetak dan karya rekam)
2. Penyiangan
3. Pelestarian
2. Pendidikan
4. Macam-macam Perpustakaan
5. Perpustakaan Umum
  • Unesco pada tahun 1972 mengeluarkan pernyataan yang disebut Manifesto Perpustakaan Umum yang menyatakan bahwa Perpustakaan Umum terbuka bagi siapa saja tanpa memandang perbedaan usia, warna kulit, kepercayaan, jenis kelamin, ras, kedudukan sosial, atau agama
6. Perpustakaan dan Kegiatan Belajar
3. Penelitian
4. Informasi
7. Pengertian Informasi
8. Jenis Informas yang diinginkan
9. Buku Referens/Rujukan
  •  buku yang digunakan untuk memberikan informasi secara cepat, tepat, dan murah.
5. Kultural
Pelaksanaan fungsi kultural dilakukan perpustakaan dengan cara mengadakan pameran, ceramah, pertunjukan kesenian, penyediaan bahan bacaan bagi anggota perpustakaan. Pameran yang dilakukan perpustakaan biasanya dikaitkan dengan peristiwa lokal atau nasional untuk menggugah pengunjung tentang makna suatu peristiwa. Misalnya hari ulang tahun perpustakaan ybs, hari kunjung perpustakaan nasional, dsb.
6. Definisi Kepustakaan/references/bibliography/literature
 Bahan perpustakaan yang digunakan untuk menyusun karangan, makalah, artikel, buku, laporan, skripsi, dan sejenisnya.